Sanggar Pusaka Budaya LAMR, Melestarikan Budaya Melayu untuk Generasi Muda

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:43 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggar Pusaka Budaya LAMR Meranti

Selatpanjang-Riau, riau21.net – Sanggar Pusaka Budaya LAMR merupakan sebuah lembaga yang berdedikasi untuk melestarikan budaya Melayu di Kepulauan Meranti. Kamis (9/10/2025).

Dengan kegiatan rutin setiap Sabtu dan Minggu, sanggar ini menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk belajar dan mengembangkan bakat dalam bidang tarian tradisional Melayu.

ADVERTISEMENT

Banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sanggar Pusaka Budaya LAMR telah menjadi magnet bagi anak-anak muda di Kepulauan Meranti yang ingin belajar tentang budaya Melayu.

“Kami ingin melestarikan budaya Melayu dan meningkatkan minat anak-anak muda terhadap warisan budaya kita,” kata pengurus Sanggar Pusaka Budaya LAMR.

Sanggar Pusaka Budaya LAMR menawarkan jadwal yang fleksibel dan biaya yang terjangkau.

“Pendaftaran gratis, dan biaya bulanan hanya Rp 40.000 atau Rp 10.000 per minggu,” kata pengurus sanggar. Dengan demikian, sanggar ini dapat dijangkau oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Sanggar Pusaka Budaya LAMR tidak hanya berfokus pada latihan rutin, tetapi juga mengadakan kegiatan menari di luar jadwal.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kreativitas mereka dalam bidang tarian tradisional Melayu,” kata pengurus sanggar.

Sanggar Pusaka Budaya LAMR berharap dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dan melestarikan budaya Melayu.

“Kami berharap sanggar ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk melestarikan budaya dan tradisi kita,” kata pengurus sanggar.

Dengan kegiatan yang menarik dan biaya yang terjangkau, Sanggar Pusaka Budaya LAMR menjadi pilihan yang tepat bagi anak-anak muda yang ingin belajar tentang budaya Melayu.

Diharapkan sanggar ini dapat terus berkembang dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk melestarikan budaya Melayu.

 

(Ade Irawan, C.BJ., C.EJ.)

Penulis:Ros.H

Berita Terkait

Gapura Pemakaman Tionghoa Klarifikasi, Perpaduan Arsitektur Bernuansa Islami
Reboisasi Massal di Kepulauan Meranti, LAMR, Polres dan MAN 1: Upaya jaga Alam
PT ITA Dinilai Lamban Salurkan PI, Erry Gading: Perusahaan Harus Jujur dan Komitmen 
15 Semen di Kuburan Thionghua Kampung Baru Raib Digondol Maling
Wakapolda Riau Pimpin Pengungkapan Jaringan Narkotik Internasional Bersama Polres Meranti, dalam Press Conference 
Pondok Pesantren Darul Fikri: Dari Hutan Menjadi Pusat Pendidikan Islam, Milad ke-6
LAMR Apresiasi Langkah Bijak Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti
Peduli, Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kunjungi SMA Terbuka di Pelosok Kepulauan Meranti

Berita Terbaru

PEKANBARU

SMPN 4 Pekanbaru Sambut Ramadhan dengan Harapan dan Doa

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:48 WIB