Gapura Pemakaman Tionghoa Klarifikasi, Perpaduan Arsitektur Bernuansa Islami

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 21:26 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gapura Pemakaman Tionghoa Klarifikasi

Selatpanjang-Riau, riau21.net – Yayasan Sosial Umat Beragama Budha (YSUBB) Kepulauan Meranti Riau klarifikasi terkait pembangunan Gapura Pemakaman Tionghoa di Jalan Ibrahim Ujung Kampung Baru Selatpanjang Selatan. Pembangunan ini ditaja oleh YSUBB dan telah melalui beberapa mekanisme, termasuk sosialisasi dengan tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah setempat. Kamis (16/10/2025).

Penasehat Yayasan Sosial Umat Beragama Budha Meranti, Ramlan CPLA, menjelaskan bahwa rencana pembangunan Gapura ini sudah lama dirancang dan telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah setempat.

ADVERTISEMENT

Banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah melakukan sosialisasi dengan meminta bantuan Lurah Selatpanjang Selatan untuk mengundang tokoh masyarakat, imam mesjid, tokoh pemuda, dan Ketua RT dan RW yang berdomisili di wilayah tersebut untuk meminta persetujuan pembangunan Gapura Tionghua tersebut,” kata Ramlan.

Ramlan juga menjelaskan bahwa Gapura ini akan dibangun dengan perpaduan arsitektur bernuansa Islami, yaitu dengan menambahkan Qubah seperti Mesjid Cheng Ho di atas Gapura.

“Di atas Gapura tersebut kita akan bangun Qubah seperti Mesjid Cheng Ho, sebagai simbol solidaritas dan kerukunan antar umat beragama,” jelas Ramlan.

Namun, pembangunan Gapura ini mendapat penolakan dari segelintir masyarakat yang tidak sepakat dengan rencana pembangunan tersebut. Ramlan menjelaskan bahwa penolakan tersebut tidak berdasar, karena Gapura ini tidak akan dibangun dengan ornamen-ornamen yang berlebihan atau menyinggung pihak manapun.

“Kami telah menjelaskan bahwa isu tersebut tidak benar, jalan akses itu terbuka untuk umum, dan tidak dibuat pagar sebagaimana isu yang berkembang,” tegas Ramlan.

Ramlan berharap bahwa pembangunan Gapura ini dapat menjadi simbol solidaritas antar umat beragama dan kerukunan masyarakat.

“Kami berharap bahwa pembangunan Gapura ini dapat menjadi simbol solidaritas antar umat beragama dan kerukunan masyarakat, serta dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Ramlan.

 

(Ade Irawan, C.BJ., C.EJ.)

Berita Terkait

Reboisasi Massal di Kepulauan Meranti, LAMR, Polres dan MAN 1: Upaya jaga Alam
PT ITA Dinilai Lamban Salurkan PI, Erry Gading: Perusahaan Harus Jujur dan Komitmen 
15 Semen di Kuburan Thionghua Kampung Baru Raib Digondol Maling
Sanggar Pusaka Budaya LAMR, Melestarikan Budaya Melayu untuk Generasi Muda
Wakapolda Riau Pimpin Pengungkapan Jaringan Narkotik Internasional Bersama Polres Meranti, dalam Press Conference 
Pondok Pesantren Darul Fikri: Dari Hutan Menjadi Pusat Pendidikan Islam, Milad ke-6
LAMR Apresiasi Langkah Bijak Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti
Peduli, Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kunjungi SMA Terbuka di Pelosok Kepulauan Meranti

Berita Terbaru

PEKANBARU

SMPN 4 Pekanbaru Sambut Ramadhan dengan Harapan dan Doa

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:48 WIB