Ketua Umum AKPERSI Mendesak BPMI Menjelaskan Insiden Pencabutan Kartu Pers Jurnalis CNN Indonesia

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum AKPERSI Mendesak BPMI

Jakarta, riau21.net – Dunia Pers lagi tidak baik -baik saja. Masih juga terjadi upaya pembungkaman Pers ketika jurnalis melakukan tugasnya dalam menjalankan liputan yang jelas dilindungi oleh Undang- Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Senin (29/9/2025).

Kemerdekaan pers adalah salah satu pilar penting demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk menciptakan ruang informasi yang bebas, akuntabel dan kondusif.

Bahkan hal ini pun terkait kebebasan pers, didukung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Bahwa kebebasan pers merupakan pilar utama demokrasi yang tidak ditawar atau dikompromikan.

Sikap ini disampaikan sebagai bentuk respons atas kekhawatiran publik terkait dugaan pelanggaran terhadap media massa yang belakangan mencuat.

Pemerintah berkomitmen penuh untuk melindungi ruang berekspresi dan menjamin kebebasan pers tetap terjaga.

Terkait pemberitaan yang menjadi trending topik baru-baru ini bahwa adanya pencabutan Kartu Pers Istana Jurnalis CNN oleh BPMI ( Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden) atas nama Diana Valencia.

Kejadian ini disebabkan karena diduga lantaran bertanya topic kasus keracunan Makan Bergizi Gratis Kepada Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma pada sabtu,27 September 2025.

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI) juga mengecam keras adanya pembungkaman pers terhadap kinerja-kinerja jurnalis karena dalam pelaksanaanya wartawan dilindungi oleh Undang-Undang.

BPMI harus menjelaskan seterang-terangnya agar tidak menjadi polemik terkait kebebasan pers dan juga harus mempublish ke public alasan tindakan ini terjadi.

Benarkah hal ini terjadi karena adanya pertanyaan terkait Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis atau ada hal-hal lainnya. Supaya masyarakat pers tidak berasumsi bahwa tindakan ini merupakan salah satu pembungkaman pers ketika mencoba menggali informasi yang sifatnya untuk kepentingan rakyat.

Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) mengecam keras segala bentuk pembungkaman pers pada jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya saat liputan.

Bahkan kita pun tidak pernah membiarkan siapapun yang melakukan intimidasi dan intervensi terhadap wartawan.

“Apalagi hal ini terjadi pada salah satu rekan jurnalis CNN yang id pers diambil langsung oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pasca adanya pertanyaan terkait topik kasus keracunan Makan Gratis Kepada Presiden Prabowo Subianto. Maka AKPERSI mendesak kepada BPMI untuk menjelaskan kejadian tersebut kepada masyarakat agar ke depannya tidak terjadi lagi kepada insan pers,” Ujar Rino Triyono.,S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ.

Hal ini pun mendapatkan perhatian dari Dewan Pers yang juga meminta pihak istana Kepresidenan mengembalikan akses peliputan jurnalis televisi CNN Indonesia yang dicabut usai bertanya soal keracunan Makan Bergizi Gratis ( MBG) Ke Presiden Prabowo Subianto.

“ Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana,” Kata Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, lewat siaran pers tertulisnya, Minggu(28/9/2025).

Bukan hanya itu saja, Dewan Pers meminta pihak istana memberikan penjelasan mengenai pencabutan Kartu Identitas Wartawan CNN Indonesia.

“Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card Wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana,” Ujar Komaruddin.

 

Sumber: Ketum AKPERSI

(AKPERSI Kota Pekanbaru)

Berita Terkait

200 Kg Ganja Gagal Beredar, BNN Ringkus Tiga Pelaku Jaringan Aceh–Medan
Ketua Umum PCN Samsuri S.Pd.I., M.A. Resmi Terima Mandat sebagai Calon Presiden Republik Indonesia
Pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) Tetap Berjalan Saat Libur Sekolah Merupakan Langkah Tepat BGN*
Jangan Dipelintir: Video Golf Kepala BGN Bertujuan Sosial*
Making History, Bapas Palangka Raya Sabet Predikat WBK
Korban Pencurian Yang Dilaporkan Balik Gelar Aksi Demo di Mabes Polri Meminta Keadilan dan Perlindungan Hukum
HIMLAB RAYA Jakarta Dukung Bupati Labusel Bantu Operasi Cesar Ibu Yang Tidak Mampu
Bantuan Logistik Terus Disalurkan ke Aceh Tengah, Warga Desa Kuala Dua Ucapankan Terima Kasih

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:58 WIB

Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media

Minggu, 28 Desember 2025 - 00:29 WIB

Merajut Kasih Natal di Papua, TNI Berbagi Kasih untuk Masyarakat Pedalaman

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:20 WIB

Kapolsek Tapung Hilir Pimpin Pengecekan Rutan, Jaga Kebersihan Cegah Penyakit: Pastikan Tak Ada Barang Terlarang

Sabtu, 20 Desember 2025 - 23:08 WIB

Panen Raya Jagung Pipil di Ponpes Nurul Huda LBJ, Dukung Ketahanan Pangan 2025

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:24 WIB

Budi Suharto Bakar Semangat Bela Negara Dalam Upacara Bela Negara ke 77 Tahun 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:41 WIB

Polda Riau Mengakhiri Misi Kemanusiaan Bencana Galodo, Warga Agam Sedih dan Berterima Kasih

Selasa, 18 November 2025 - 11:39 WIB

Mendagri Tito Dampingi Presiden RI, Hadiri Peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas

Jumat, 14 November 2025 - 12:41 WIB

Kunjungan Lapas Narkoba Muara Beliti ke DPC AKPERSI Musi Rawas Dukung Program Legal Clinic Collaboration

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kasus Hogi Sleman: Polisi Sebut Noodweer Akses, Tersangka Tak Ditahan

Senin, 26 Jan 2026 - 20:39 WIB